Infrastruktur Pelebaran Jalan Gardu Atak – Sukorejo Bondowoso, Warga Darurat Air Bersih

Bondowoso, SIBERNUSANTARA.CO.ID

Pelebaran jalan gardu atak – sumber gading – sukorejo yang menelan anggaran Rp. 37.900.039.778 menuai protes warga sekitar yang terdampak dengan adanya aktifitas proyek yang bersumber dari APBN tersebut.

Keluhan warga berawal dari pemindahan pipa PDAM yang dinilai tidak diperhitungkan dampak kepada masyarakat, sehingga menuai protes.

BACA JUGA :
Layanan Identitas Kependudukan Digital Dukung TMMD 116 Bondowoso

Arik Kurniawan warga Desa Wonokusumo mengungkapkan keluhannya, sebab ia bersama warga lainnya berusaha sabar dari tanggal 14 September hingga saat ini.

“Kami warga Wonokusumo berusaha sabar, namun hari demi hari durasi matinya semakin lama, bahkan hingga tiga hari, harus mencari kemana warga untuk kebutuhan air bersih”. Ungkapnya.

BACA JUGA :
Danramil Dan Babinsa 0822/12 Laksanakan Komsos Dengan Kepala KUA

Masih kata Arik, ia bersama warga lainnya mengapresiasi terkait dengan peningkatan infrastruktur di jalan kawah ijen tersebut, namun dampak negatif kepada masyarakat juga harus diperhitungkan.

“Kami sambut baik peningkatan infrastruktur ini, namun pemerintah juga memikirkan dampak dari aktivitas pelebaran jalan, jangan sampai warga kebingungan untuk memenuhi kebutuhan pokok air bersih”. Tambahnya.

BACA JUGA :
Gaji ASN dan PPPK Terlambat, Berikut Penjelasan Ketua DPRD Bondowoso

Hingga berita ini tayang, PDAM belum menjawab konfirmasi dari awak media terkait dengan langkah apa yang akan dilakukan pihaknya untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga.