Polri  

Cegah Karhutla, Polsek Sumberwringin Bersama Muspika dan Perhutani Patroli di Kawasan Rawan Kebakaran Hutan

BONDOWOSO – SIBER NUSANTARA.CO.ID

Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Muspika Kecamatan Sumberwringin bersama Perhutani melaksanakan patroli hutan dan pemasangan banner himbauan Karhutla di wilayah hukum Polsek Sumberwringin, Kamis 17 September 2026 pukul 11.30 WIB s/d selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 9D Blok Pagar Gunung, KRPH Tapen BKPH Wonosari KPH Bondowoso yang merupakan kawasan rawan kebakaran. Patroli dipimpin langsung oleh ADM KPH Perhutani Bondowoso Misbakhul Munir,S.Hut.

BACA JUGA :
Berikan Rasa Aman Kepada Masyarakat, Polsek Prajekan Bersama Koramil Gelar Patroli Gabungan

Hadir Dalam Kegiatan:

  1. ADM KPH Perhutani Bondowoso Misbakhul Munir, S.Hut
  2. Camat Sumberwringin Probo Nugroho, S.H
  3. Kapolsek Sumberwringin Iptu I Gede Sugitra, S.H
  4. DanSubRamil Sumberwringin Peltu Untung Subagyo
  5. KRPH Tapen Bpk. Rusyahya
  6. KRPH Kembang Bpk. Basuki
  7. KRPH Pakisan Bpk. Jumhari
  8. KRPH Sumber Canting Bpk. Suryanto
  9. LMDH Sukorejo Bpk. Basid
  10. Kelompok Tani Hutan
  11. Ps. Kanit Reskrim Polsek Sumberwringin
  12. Ps. Panit IK Polsek Sumberwringin
BACA JUGA :
Dapur MBG Ponpes Darul Falah Serap Tenaga Kerja Lokal. Kepala SPPG "Libatkan Warga Katagori Desil 1 dan 2"

Patroli menyasar para penggarap hutan dan masyarakat sekitar hutan Dusun Poloagung Desa Sukorejo Kec. Sumberwringin. Tim gabungan memberikan himbauan langsung dan memasang banner peringatan Karhutla dengan poin penting:

  1. Jangan sembarangan membuang puntung rokok di kawasan hutan
  2. Bagi penjaga lahan kopi, jika membuat api unggun jangan ditinggalkan, pastikan api sudah mati total setelah selesai
  3. Segera laporkan jika menemukan titik api kepada Muspika Sumberwringin dan pihak Perhutani
BACA JUGA :
Dandim 0822 Dan Forkopimda Bondowoso Sambut Wakil Menteri Pertanian RI

Kapolsek Sumberwringin Iptu I Gede Sugitra menyampaikan bahwa patroli sinergitas Muspika, Perhutani, LMDH dan Kelompok Tani Hutan ini merupakan langkah preventif di musim kemarau untuk menjaga kelestarian hutan.

Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun gangguan kamtibmas. Kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar.