Longsor di Wringin Bondowoso, Babinsa Buka Akses Warga

Bondowoso – Sibernusantara.co.id

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wringin pada Minggu, 11 Januari 2026, memicu bencana tanah longsor di Dusun Tambelang RT 10/RW 03, Desa Sumber Malang. Material longsor berupa tanah, pohon jati, dan tiang telepon sempat menutup jalan raya Bondowoso–Wringin, salah satu jalur penghubung vital antarkecamatan, sehingga arus lalu lintas warga terhambat.

Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan berintensitas tinggi sejak siang hari. Lereng di tepi jalan poros tidak mampu menahan debit air yang besar, hingga akhirnya ambrol dan menutup badan jalan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi ini membuat aktivitas masyarakat sempat terganggu karena akses transportasi terputus sementara.

BACA JUGA :
Peduli Generasi Usia Dini, Babinsa Posramil 0822/12 Sumber Wringin Berikan Nasehat

Babinsa bersama piket Koramil dan tim BPBD bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan dari warga. Dengan dibantu perangkat desa dan masyarakat sekitar, mereka langsung melakukan penanganan darurat untuk menyingkirkan material longsor agar kendaraan kembali bisa melintas, sekaligus mengamankan area yang masih rawan.

BACA JUGA :
Kapolres Bersama Dandim 0822 Bondowoso Berikan Bantuan Peralatan Sekolah Bagi Siswa Korban Banjir

Kepala Desa Sumber Malang bersama Babinsa juga mengoordinasikan rencana kerja bakti lanjutan guna membersihkan sisa material longsor yang masih menutup sebagian badan jalan. Selain itu, warga sekitar diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan susulan yang dapat memicu longsor lanjutan di wilayah perbukitan tersebut.

BACA JUGA :
Inspektorat, Kejaksaan, dan DPMD Bondowoso Gelar Pengawasan dan Pembinaan Penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Desa Tahun 2025

Hingga akhir penanganan awal, akses jalan Bondowoso–Wringin sudah dapat kembali dilalui meski masih dalam kondisi terbatas. Sinergi Babinsa, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci pemulihan cepat di lapangan, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar dari dampak bencana alam yang terjadi.