Polri  

Polres Sampang Bentengi Santri dari Narkoba dan Bullying

SAMPANG – Siber Nusantara.co.id

Polres Sampang Polda Jatim terus berkomitmen membentengi generasi muda dari ancaman narkoba, perundungan (bullying), serta mewujudkan tertib berlalu lintas.

Langkah nyata ini diwujudkan dengan menggelar pembinaan khusus kepada ratusan santriwati di Ponpes Ma’had Al-Ittihad Al-Islami, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan strategis tersebut dikemas melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) yang merupakan implementasi Commander Wish Kapolri. Program ini fokus pada penguatan pembinaan karakter, kedisiplinan, serta peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pondok pesantren sejak dini.

BACA JUGA :
Wakapolri: Polri Berangkatkan 1.500 Personel untuk Penanggulangan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., memimpin langsung jalannya silaturahmi didampingi Waka Polres Kompol Heri Kusnanto, S.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang.

Kehadiran rombongan Polres Sampang Polda Jatim ini disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Ma’had Al-Ittihad Al-Islami, Ustaz Mughni Musa, Lc., M.Ag., beserta para pengajar.

Dalam arahannya, AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di pondok pesantren putri merupakan bentuk pendekatan humanis. Tujuannya untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan kondusif melalui kolaborasi sebagai mitra pendidik.

BACA JUGA :
Polri Kirim Tim Medis ke Myanmar, Layani Lebih 1.100 Korban Gempa

Lebih lanjut, Kapolres Sampang menjelaskan bahwa institusinya akan selalu hadir di lembaga pendidikan melalui program Polisi Jogo Sekolah.

Melalui program ini, Polres Sampang Polda Jatim berharap seluruh pelajar di Kabupaten Sampang dapat fokus mengukir prestasi tanpa bayang-bayang kenakalan remaja yang merusak masa depan.

BACA JUGA :
Kalemdiklat: Polri Akan Berikan Pelayanan Terbaik dan Kepedulian untuk Disabilitas

Di hadapan ratusan santriwati yang hadir, AKBP Anang juga memberikan motivasi besar dan mengajak mereka untuk terus giat menimba ilmu demi menyongsong masa depan yang cerah.

“Manfaatkan waktu sebaik-baiknya, terus belajar, jauhi narkoba, bullying, dan sayangi diri sendiri. Jadilah generasi yang berani menolak segala tindakan melanggar aturan. Teruslah menimba ilmu demi ikut serta menyukseskan Indonesia Emas tahun 2045,” tegas AKBP Anang Hardiyanto. (*)