Berita  

Perhutani Bondowoso Peringati Maulid Nabi, Perkuat Integritas dan Keteladanan

Bondowoso, SiberNusantara.co.id

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Inspirasi Generasi Masa Depan”, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi insan Perhutani untuk memperkuat nilai spiritual, keteladanan akhlak, serta membangun karakter yang berintegritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Acara dihadiri Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, jajaran Wakil Administratur, Kepala Seksi, Asisten Perhutani (Asper), Kepala Sub Seksi (KSS), Kepala Urusan, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), karyawan dan karyawati Perhutani, Penshutindo, Pengurus Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIK-P), serta sejumlah stakeholder.

BACA JUGA :
Perhutani Bondowoso dan Pemkab Lepas Ekspor Kopi Agroforestry ke Australia

Suasana religius semakin terasa dengan lantunan sholawat dari Jamaah Hadroh Al-Banjari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan KH. Muhammad Yusuf, S.H.I., Pendiri sekaligus Pengasuh Yayasan Al-Fitroh Bondowoso.

Dalam sambutannya, Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk merefleksikan dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan kerja.

“Rasulullah SAW memberikan keteladanan tentang kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesabaran, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam menjalankan tugas di Perhutani,” ujarnya.

Menurutnya, amanah dalam mengelola sumber daya hutan harus diwujudkan melalui integritas, profesionalisme, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.

BACA JUGA :
Sedekah Oksigen, Perhutani Bondowoso Bagikan 2.026 Bibit kepada Masyarakat

Misbakhul juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis dengan kematangan moral dan spiritual. Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian target, tetapi juga dari proses kerja yang mengedepankan etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Sementara itu, KH. Muhammad Yusuf dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang berakhlakul karimah.

Ia juga menjelaskan keutamaan memperbanyak sholawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, sholawat bukan sekadar lantunan pujian, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi sekaligus mendorong umat meneladani akhlak dan sunnahnya.

BACA JUGA :
Siaga Karhutla, TNI POLRI bersama Perhutani Jaga Hutan Bondowoso

Selain tausiyah dan lantunan sholawat, kegiatan tersebut diisi dengan pemberian tali asih kepada 29 anak yatim piatu. Pemberian tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, Perum Perhutani KPH Bondowoso berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi landasan dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, humanis, dan memberikan manfaat bagi perusahaan, masyarakat, serta kelestarian hutan.