TNI  

Babinsa Bersama Tim Gabungan Padamkan Api di Tenggarang

BONDOWOSO – SIBER NUSANTARA.CO.ID

Kobaran api tiba-tiba terlihat membakar kawasan hutan bambu di belakang bengkel bambu milik warga, Desa Tangsel Kulon, RT 001/RW 001, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Kebakaran yang diperkirakan melanda lahan bambu seluas kurang lebih satu hektare itu dengan cepat mendapat penanganan berkat gerak cepat dan sinergi aparat gabungan bersama masyarakat.sabtu(29/8/2026)

Peristiwa kebakaran hutan bambu di Kecamatan Tenggarang tersebut diketahui sekitar pukul 13.40 WIB. Api terlihat berkobar di kawasan belakang bengkel bambu milik Ali. Kondisi lahan yang didominasi tanaman bambu membuat petugas harus bergerak cepat untuk mencegah api meluas dan menjalar ke area di sekitarnya.

Informasi kebakaran kemudian segera diteruskan kepada piket Koramil 0822/04 Tenggarang, Polsek Tenggarang dan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bondowoso. Tak berselang lama, sekitar pukul 14.00 WIB, petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama personel TNI-Polri, BPBD serta warga yang berada di sekitar lokasi.

BACA JUGA :
Satgas TMMD 116 Bondowoso Bersihkan Jalan Lingkungan

Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan kebakaran tersebut. Sebanyak 12 personel BPBD Bondowoso, dua personel Koramil 0822/04 Tenggarang, dua personel Polsek Tenggarang, serta personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Dukungan armada juga cukup kuat, dengan tiga unit kendaraan Damkar BPBD dan satu unit kendaraan Damkar Kodim 0822 Bondowoso diterjunkan ke lokasi.

Petugas tidak hanya berupaya memadamkan kobaran api, tetapi juga terlebih dahulu mempelajari medan dan menyusun strategi agar proses pemadaman dapat dilakukan secara efektif. Kondisi lahan yang cukup luas dan terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala membuat proses pendinginan menjadi bagian penting setelah api berhasil dikendalikan.

BACA JUGA :
Babinsa Posramil 0822/03 Tamankrocok Bondowoso Halal Bihalal dengan Kades dan Perangkat

Berkat respons cepat seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.25 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang dapat memicu kebakaran susulan. Setelah kondisi dinyatakan aman, seluruh personel meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.36 WIB.

Gerak cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. “Kami berterima kasih karena petugas cepat datang dan langsung melakukan pemadaman. Kalau terlambat, kami khawatir api semakin besar dan merembet ke wilayah sekitar,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi.

BACA JUGA :
Ukur Kemampuan Jasmani Berkala Prajurit, Kodim 0822 Bondowoso Laksanakan Garjas Periodik I 2023

Dalam kejadian kebakaran hutan bambu di Tenggarang ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiel berupa area hutan bambu yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare. Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan menjadi bahan penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi TNI-Polri, BPBD, Damkar serta masyarakat dalam menghadapi bencana di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kecepatan menerima laporan, mendatangi lokasi, membaca kondisi medan, mengerahkan armada hingga melakukan pendinginan menjadi rangkaian tindakan yang berhasil mencegah kobaran api berkembang lebih luas.(22)