Terhubung Secara Virtual dengan Pangdam V/BRW, Jembatan Penghubung Desa Gayam – Klekean dan Sempol Segera Dimulai

Ground Breaking dan Zoom Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Gayam Botolinggo

Bondowoso, SiberNusantara.co.id

Pembangunan Jembatan penghubung antar Desa Gayam, Desa Klekean, dan Desa Sempol secara resmi segera dimulai melalui kegiatan ground breaking yang digelar pada Senin, (30/3/26).

Kegiatan ini semakin istimewa karena turut diikuti secara virtual melalui zoom bersama Pangdam V/Brawijaya sebagai bentuk dukungan penuh dari jajaran TNI terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Botolinggo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemdes Gayam, Pemdes Klekean, Pemdes Sempol serta tokoh masyarakat setempat.

BACA JUGA :
Transparan di Tengah Krisis Ekonomi, Chatour Travel Tetap Prioritaskan Amanah dan Refund 100%

Peletakan batu pertama pembangunan jembatan Garuda Perintis, dipusatkan di Desa Gading Sari Kecamatan Pakem dihadiri oleh Dandim 0822 bersama Forkopimda Bondowoso.

Foto : Sekdes Gayam, Sekdes Klekean, Danposramil dan Kasi Kesos Kec Botolinggo

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Garuda merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur yang melibatkan berbagai Kodim di wilayah Jawa Timur.

BACA JUGA :
TNI, Satpol PP, Banser, dan Ansor Patroli Bersama di Prajekan

Secara keseluruhan terdapat 18 Kodim yang melaksanakan pembangunan jembatan serupa, dengan target mencapai puluhan titik jembatan beton maupun jembatan perintis guna memperkuat konektivitas antar wilayah, jelas Mayjen TNI Rudy Saladin M.A.

Kepala Desa Gayam melalui Sekdes menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kodim 0822 Bondowoso atas dimulainya pembangunan jembatan Perintis Garuda di Desa Kami.

Negara Hadir Untuk Rakyat, Ground breaking ini menjadi tonggak awal pembangunan jembatan yang selama ini sangat dinantikan oleh warga, mengingat akses penghubung antar Desa Gayam ke Desa Klekean dan Desa Sempol sangat terbatas, ujar Abdul Wafi.

BACA JUGA :
Babinsa Dawuhan Dampingi Khitan Massal Gratis

Pembangunan jembatan Perintis Garuda ditargetkan selesai dalam waktu yang telah direncanakan, segera dimanfaatkan oleh masyarakat, konektivitas antar desa semakin erat, perekonomian lancar dan warga sejahtera, pungkas Abdul Wafi.

Penulis : Suwaris
Sumber : Liputan