Bondowoso, Siber Nusantara.co.id
Suasana ceria dan penuh keceriaan tampak di lingkungan KB AR Rochim, Desa Taal, saat para murid menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kehadiran MBG menjadi momen yang ditunggu-tunggu, karena tidak hanya memberikan asupan gizi sehat, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak usia dini yang mengikuti kegiatan belajar, Kamis (5/2/26).
Para murid KB AR Rochim tampak antusias. Dengan wajah sumringah, mereka duduk rapi bersama teman-temannya untuk menikmati makanan bergizi yang telah disiapkan.
Menu MBG yang disajikan terdiri dari Nasi putih, chicken popcorn saos tomat, tempe goreng, lalap timun dan anggur.
Menu makanan sehat dan seimbang, disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia dini, sehingga mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Para guru turut mendampingi kegiatan makan bersama tersebut. Selain mengajarkan kebiasaan hidup sehat, momen ini juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, serta rasa syukur kepada anak-anak.
Tawa riang dan canda anak-anak mewarnai suasana, menciptakan lingkungan belajar yang hangat dan menyenangkan.
Kepala KB AR Rochim menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya Program MBG di lembaga yang dipimpinnya.
Menurutnya, MBG sangat membantu pemenuhan gizi anak-anak, sekaligus meringankan beban orang tua dalam memastikan kebutuhan nutrisi harian putra-putri mereka terpenuhi.
“Anak-anak sangat senang. Mereka makan bersama dengan lahap dan penuh kegembiraan. Program ini sangat bermanfaat dan kami berharap dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Kepala SPPG Tapen juga menyampaikan Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini.
Melalui program ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik, jelas Gusti Alfiansyah, S.P.
Dengan adanya MBG, KB AR Rochim Desa Taal tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang kebersamaan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh—baik secara fisik, mental, maupun sosial, pungkas Kepala SPPG Tapen.
Penulis : Suwaris







