Babinsa Hadiri Musrenbangdes RKPD 2027, TNI AD Dukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Bondowoso, Siber Nusantara.co.id

Dalam rangka mendukung perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan, Babinsa Desa Lanas Posramil 0822/14 Botolinggo menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut digelar di balai desa dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat, Rabu (21/1/2026).

Musrenbangdes bertempat di balai desa lanas dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat Botolinggo bersama Kasi, pendamping desa, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan. Rabu (21/1/26).

BACA JUGA :
"Materi Menggema di Makodim! Vidcon Bintal Ideologi 2025 Sentuh Rumah Tangga hingga Etika Prajurit"

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan program pembangunan desa dengan kebijakan pembangunan daerah.

Babinsa Desa Lanas menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan) yang berkelanjutan.

BACA JUGA :
Dandim 0822 Bondowoso Sambangi Rumah Penginapan Satgas TMMD 116

Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional yang harus dijaga secara bersama-sama melalui perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“TNI AD melalui peran Babinsa siap mendukung dan mengawal program-program desa, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program yang direncanakan dapat berjalan optimal,” ujar Sertu Gatot.

BACA JUGA :
Dandim 0822 dan Forkopimda Bondowoso Nobar Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong"

Kepala Desa Lanas juga menyampaikan Musrenbangdes dengan tema penguatan kesejahteraan sosial dan ketahanan pangan berbasis pembangunan berkelanjutan tahun anggaran 2027 melibatkan berbagai unsur.

Melalui Musrenbangdes ini, diharapkan seluruh usulan dan kebutuhan masyarakat dapat terakomodir dengan baik, sehingga pembangunan desa ke depan dapat berjalan lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan, pungkas Mahraji.

Penulis : Suwaris