BONDOWOSO – SIBERNUSANTARA.CO.ID
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dirasakan manfaatnya oleh para siswa sekolah dasar di Kabupaten Bondowoso. Kali ini, siswa SDN Kalitapen 1 mendapatkan layanan MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesantren Nurul Ulum, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen. Kamis (8/10/26).
Program MBG menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sekaligus menunjang konsentrasi siswa selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Sejak makanan MBG tiba di sekolah, para siswa terlihat antusias. Makanan yang telah disiapkan oleh SPPG kemudian dibagikan kepada siswa sesuai jumlah penerima manfaat.
Menu makanan yang disajikan diupayakan memenuhi unsur gizi seimbang, sehingga tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program MBG dari Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran program ini dinilai memberikan manfaat langsung bagi siswa, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi selama berada di lingkungan sekolah, ujar pihak sekolah.
Selain siswa, program MBG juga menjadi bagian dari kolaborasi antara sekolah dan SPPG dalam mendukung program pemerintah di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Dengan adanya makanan bergizi secara rutin, siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih semangat, fokus dan aktif, imbuhnya.
SPPG Pesantren Nurul Ulum Cindogo juga
menyampaikan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang baik dan MBG disalurkan tepat waktu.
Sinergi antara pengelola SPPG, pihak sekolah dan seluruh pihak terkait menjadi penting agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para penerima, imbuh Kepala SPPG Cindogo .
Bagi siswa SDN Kalitapen 1, kehadiran MBG bukan sekadar mendapatkan makanan gratis, tetapi juga menjadi pengalaman positif dalam membiasakan pola makan bergizi dan mendukung tumbuh kembang anak.
Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk nyata perhatian terhadap pemenuhan gizi generasi penerus bangsa melalui lingkungan pendidikan, pungkasnya.







