Bisnis  

Festival Kopi Nusantara dan Tembakau ke-9 Resmi Ditutup, Kodim 0822 Dukung Produk Bondowoso

BONDOWOSO – Siber Nusantara.co.id

Festival Kopi Nusantara dan Tembakau ke-9 Kabupaten Bondowoso resmi ditutup, Berlangsung di Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Jalan Amir Kusnan, Kelurahan Dabasah, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi komoditas unggulan daerah sekaligus mempererat sinergi lintas sektoral demi kemajuan Bondowoso.jumat(4/9/2026)

Closing ceremony yang berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 21.46 WIB itu dihadiri sekitar 350 orang. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bondowoso, pelaku UMKM, peserta festival, komunitas, serta masyarakat turut hadir memeriahkan kegiatan.

Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito turut hadir bersama Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, S.E., perwakilan Kapolres Bondowoso, Kajari Bondowoso, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Brimob Bondowoso serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan potensi lokal Bondowoso.

Rangkaian acara diawali dengan kedatangan masyarakat dan tamu undangan, dilanjutkan peninjauan stan UMKM oleh rombongan Forkopimda. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Molong Kopi sebelum acara resmi dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Selanjutnya, peserta dan masyarakat menyaksikan pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba dalam rangka Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207.

BACA JUGA :
Rapat Paripurna DPRD, Kasdim 0822 Tegaskan Dukungan TNI terhadap Pembangunan Bondowoso

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, S.P., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Kopi Nusantara dan Tembakau merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi unggulan Bondowoso. Menariknya, peserta festival tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari luar Jawa, termasuk Sumatera. Hal tersebut menunjukkan semakin luasnya perhatian terhadap potensi kopi dan tembakau Bondowoso.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, S.E., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya festival. Menurutnya, kopi dan tembakau memiliki sejarah panjang serta memberikan kontribusi penting bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat Bondowoso.

“Mari kita terus meningkatkan kualitas, inovasi, hilirisasi, promosi, dan perluasan pasar kopi dan tembakau Bondowoso, sehingga semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” ujar As’ad Yahya Syafi’i.

BACA JUGA :
Dandim 0822 Bondowoso Hadiri Apel Ketua Satkamling

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan penting bahwa pengembangan komoditas unggulan daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, petani, pelaku UMKM, komunitas, dunia usaha dan masyarakat agar potensi Bondowoso mampu memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap berbagai agenda pembangunan daerah. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus menciptakan suasana yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, promosi produk lokal dan kegiatan masyarakat.

Festival Kopi Nusantara dan Tembakau Kabupaten Bondowoso sendiri telah berlangsung sejak 28 Agustus hingga 4 September 2026. Selain menjadi ruang promosi kopi dan tembakau, festival tersebut juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

BACA JUGA :
Danramil 0822/08 Grujugan Hadiri Launching IG Beras Sintanur Grujugan Bondowoso

Closing ceremony semakin meriah dengan penampilan grup band sebelum rombongan Forkopimda meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.05 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.46 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

“Sinergi dan kebersamaan seluruh elemen merupakan modal penting dalam mendukung kemajuan Bondowoso. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat, berbagai potensi daerah dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.”

Semangat kolaborasi yang terlihat dalam Festival Kopi Nusantara dan Tembakau ke-9 menjadi gambaran bahwa Bondowoso memiliki potensi besar untuk berkembang melalui kekuatan lokalnya. Dengan sinergi lintas sektoral yang terus terjaga, kopi, tembakau dan produk UMKM Bondowoso diharapkan semakin dikenal luas serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat menuju Bondowoso yang tangguh, unggul dan berdaya saing.(22)