PP Mambaul Ulum Luncurkan Rokok SKT 12 “2 Putri” Serap Tenaga Kerja Lokal dan Bidik Pasar Nasional

Bondowoso, SiberNusantara.co.id

Unit Kegiatan Mandiri (UKM) berbasis Teknologi Informasi (IT) Pondok Pesantren Mambaul Ulum resmi melaksanakan Soft Launching Rokok SKT 12 Merek 2 Putri pada Selasa malam (9/6/2026) pukul 20.00 WIB di Halaman PP Mambaul Ulum Desa Kerang, Bondowoso.

Produk yang diproduksi oleh badan usaha berbentuk CV dan telah mengantongi izin cukai tersebut hadir sebagai salah satu upaya nyata pesantren dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja, khususnya bagi tenaga kerja lokal.

Dalam sambutannya, Nurul Jamal Habaib, S.H., M.H., menegaskan bahwa peluncuran Rokok SKT 12 Merek 2 Putri bukan hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memiliki misi sosial dan ekonomi yang lebih luas.

BACA JUGA :
Pasca Banjir Bandang, Dandim 0822 Bondowoso Pimpin Evaluasi

“Kami ingin menghadirkan usaha yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Industri sigaret kretek tangan merupakan sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenaga kerja. Oleh karena itu, kami berharap kehadiran Rokok SKT 12 Merek 2 Putri dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” ujarnya.

Menurutnya, pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mengambil peran dalam pembangunan ekonomi tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

BACA JUGA :
Dukung HUT Ke-77 Bhayangkara, Prajurit Kodim 0822 Bondowoso Ikut Donor Darah

“Pesantren harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Melalui usaha yang legal, profesional, dan berkelanjutan, kami ingin membuktikan bahwa pesantren mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.”
Imbuh Habaib.

” Dari Pesantren untuk Indonesia, Membuka Kesempatan Kerja dan Menggerakkan Ekonomi Masyarakat.” tutur pengacara Kondang Bondowoso.

Rokok SKT 12 Merek 2 Putri dipasarkan dengan harga yang terjangkau, yakni di bawah Rp10.000 per bungkus, sehingga dapat menjangkau berbagai kalangan masyarakat. Dengan mengedepankan kualitas dan cita rasa khas sigaret kretek tangan Indonesia, produk ini ditargetkan mampu bersaing di pasar nasional.

BACA JUGA :
Babinsa Pejaten Hadiri Kegiatan Keagamaan

Manajemen juga menargetkan distribusi produk menjangkau seluruh wilayah Indonesia, sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat dan para pelaku usaha yang terlibat dalam rantai distribusi.

Peluncuran Rokok SKT 12 Merek 2 Putri menjadi salah satu langkah strategis PP Mambaul Ulum dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong lahirnya usaha-usaha produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sumber : NJH
Penulis : Sws