Tradisi Budaya Ojung Selamatan Desa Karang Anyar

Bondowoso, Siber Nusantara.co.id

Tradisi budaya Ojung kembali digelar dalam rangka Selamatan Desa Karang Anyar, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan bertempat di areal sawah berlangsung meriah menjadi wujud syukur masyarakat atas limpahan rezeki serta doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan desa.

Ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan sejak siang hari. Tradisi Ojung, yang merupakan warisan budaya leluhur masyarakat Bondowoso, menampilkan dua orang peserta yang saling berhadapan dan “bertarung” menggunakan rotan dengan penuh sportivitas.

BACA JUGA :
Serka Madhasim Anjangsana Guna Tingkatkan Silaturahmi

Meski terlihat keras, tradisi ini sarat makna dan filosofi, yakni sebagai simbol permohonan hujan, kekuatan, serta ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

BACA JUGA :
Perhutani Bondowoso Tandatangani MoU Dengan Kepala Sekolah SMKN 01 Suboh

Kepala Desa Karang Anyar menyampaikan bahwa Selamatan Desa bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum mempererat persatuan dan menjaga kelestarian budaya lokal.

“Ojung adalah identitas budaya yang harus kita jaga bersama. Ini bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan tentang kebersamaan dan keberanian,” ujar Riwanto. Rabu (11/2/26).

BACA JUGA :
HUT Ke-77 Bhayangkara, Dandim 0822 Bondowoso Hadiri Road Race Kapolres Cup 2023

Melalui pelaksanaan Selamatan Desa dan tradisi Ojung ini, masyarakat Karang Anyar berharap desa mereka senantiasa diberi keselamatan, dijauhkan dari bencana, serta diberikan hasil panen yang melimpah. Tradisi ini pun menjadi bukti nyata bahwa kearifan lokal tetap hidup dan lestari di tengah perkembangan zaman, pungkas Kades Karang Anyar.