Bondowoso, Sibernusantara.co.id
Kabupaten Bondowoso mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan desa. Untuk pertama kalinya, penghasilan tetap (Siltap) Kepala Desa dan Perangkat Desa kini diterima secara rutin setiap bulan.
Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan aparatur desa serta memperkuat kinerja pemerintahan di tingkat paling bawah.
Ketua DPD PPDI Kabupaten Bondowoso menyampaikan selama beberapa tahun pencairan Siltap kades dan perangkat desa umumnya diterima pada awal bulan Maret.
“Sejarah baru untuk kepala desa dan perangkat desa Bondowoso yang biasanya awal tahun Siltap diterima pada awal bulan Maret, sekarang bisa diterima setiap bulan,” ujar Indra Wahyudi pada media. Sabtu (17/1/26).

Indra menyebut
Perubahan mekanisme disambut antusias oleh para kepala desa dan perangkat desa di seluruh wilayah Bondowoso.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wabup Bondowoso serta Ketua DPRD Bondowoso, memberikan perhatian kepada pemerintah desa, kini Siltap bisa diterima setiap bulan,” imbuhnya .
Selain itu, sekretaris DPD PPDI Bondowoso dan kordinator FKPD Provinsi Jatim juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Bondowoso dan DPRD Bondowoso atas kebijakannya telah memperhatikan jajaran pelayan masyarakat di tingkat desa.

” Kami menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata Pemkab dan DPRD Bondowoso terhadap peran strategis desa sebagai ujung tombak pelayanan publik, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Achmad Washil melalui WhatsAppnya.
Menurutnya, Selain meningkatkan kesejahteraan, pencairan Siltap setiap bulan juga diharapkan mampu mendorong profesionalisme aparatur desa. Dengan pendapatan yang lebih teratur, perangkat desa dapat lebih fokus menjalankan tugas administrasi, pelayanan, serta program-program pembangunan desa tanpa terbebani persoalan ekonomi.
“Harapan kami kedepan, Siltap perangkat desa tidak lebih rendah dari upah minimun kabupaten Bondowoso saat ini.
Sejarah baru ini menjadi momentum penting untuk mendorong desa-desa di Bondowoso semakin maju, mandiri, dan berdaya saing menuju Bondowoso Berkah,” pungkas Kordinator Perangkat desa tapal kuda Provinsi Jatim.
Penulis : Suwaris







